Archive for ‘Anugrah Allah’

07/15/2010

Halalkah Pekerjaan dan Hasil Keringat Anda?


Kita sehari-hari berkutat dalam pekerjaan mulai pagi hingga malam hari malah ada hingga pagi lagi. Semua itu untuk menghidupi kebutuhan hidup kita. Entah itu untuk menghidupi kebutuhan sendiri bagi yang bujangan atau untuk menghidupi kebutuhan keluarga bagi yang sudah berkeluarga. Pekerjaan yang kita lakoni apa itu haram atau halal, kita mendapatkan hasil dari hasil keringat pekerjaan itu.

Di bawah ini beberapa hadits yang membahas mata pencaharian dan hasil pencarian yang mungkin menjadi pembelajaran bagi kita semua. Semoga bermanfaat.

1. Mencari rezeki yang halal adalah wajib sesudah menunaikan yang fardhu (seperti shalat, puasa, dll). (HR. Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)

2. Sesungguhnya Ruhul Qudus (malaikat Jibril) membisikkan dalam benakku bahwa jiwa tidak akan wafat sebelum lengkap dan sempurna rezekinya. Karena itu hendaklah kamu bertakwa kepada Allah dan memperbaiki mata pencaharianmu. Apabila datangnya rezeki itu terlambat, janganlah kamu memburunya dengan jalan bermaksiat kepada Allah karena apa yang ada di sisi Allah hanya bisa diraih dengan ketaatan kepada-Nya. (HR. Abu Zar dan Al Hakim)

3. Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan terampil (professional atau ahli). Barangsiapa bersusah-payah mencari nafkah untuk keluarganya maka dia serupa dengan seorang mujahid di jalan Allah Azza wajalla. (HR. Ahmad)

4. Barangsiapa pada malam hari merasakan kelelahan dari upaya ketrampilan kedua tangannya pada siang hari maka pada malam itu ia diampuni oleh Allah. (HR. Ahmad)

5. Sesungguhnya di antara dosa-dosa ada yang tidak bisa dihapus (ditebus) dengan pahala shalat, sedekah atau haji namun hanya dapat ditebus dengan kesusah-payahan dalam mencari nafkah. (HR. Ath-Thabrani)

6. Sesungguhnya Allah Ta’ala senang melihat hambaNya bersusah payah (lelah) dalam mencari rezeki yang halal. (HR. Ad-Dailami)

7. Seorang yang membawa tambang lalu pergi mencari dan mengumpulkan kayu bakar lantas dibawanya ke pasar untuk dijual dan uangnya digunakan untuk mencukupi kebutuhan dan nafkah dirinya maka itu lebih baik dari seorang yang meminta-minta kepada orang-orang yang terkadang diberi dan kadang ditolak. (Mutafaq’alaih)

8. Tiada makanan yang lebih baik daripada hasil usaha tangan sendiri. (HR. Bukhari)

9. Apabila dibukakan bagi seseorang pintu rezeki maka hendaklah dia melestarikannya. (HR. Al-Baihaqi)

Keterangan:

Yakni senantiasa bersungguh-sungguh dan konsentrasi di bidang usaha tersebut, serta jangan suka berpindah-pindah ke pintu-pintu rezeki lain atau berpindah-pindah usaha karena di khawatirkan pintu rezeki yang sudah jelas dibukakan tersebut menjadi hilang dari genggaman karena kesibukkan nya mengurus usaha yang lain. Seandainya memang mampu maka hal tersebut tidak mengapa.

10. Seusai shalat fajar (subuh) janganlah kamu tidur sehingga melalaikan kamu untuk mencari rezeki. (HR. Ath-Thabrani)

11. Bangunlah pagi hari untuk mencari rezeki dan kebutuhan-kebutuhanmu. Sesungguhnya pada pagi hari terdapat barokah dan keberuntungan. (HR. Ath-Thabrani dan Al-Bazzar)

12. Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu pagi hari mereka (bangun fajar). (HR. Ahmad)

13. Barangsiapa menghidupkan lahan mati maka lahan itu untuk dia. (HR. Abu Dawud dan Aththusi).

Pada intinya dalam bekerja untuk menghidupi diri kita dan keluarga harus benar-benar bersih dari unsur haram, agar tidak menjadi mendarah daging dalam tubuh kita yang kelak akan menambah tumpukan dosa-dosa yang kita perbuat selama ini. Selamat bekerja dan beraktivitas aja!!!!!

Iklan
05/26/2010

Mencintai Allah dan Makhluk Semesta


Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA. : Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, “Manakala Allah mencintai seseorang, Dia akan memanggil Jibril seraya berkata, “Aku mencintai si Fulan. Wahai Jibril cintai pula dia”. Jibril pun mencintai orang itu dan mengumumkannya kepada semua penduduk langit. Allah mencintai si Fulan, maka cintai pula dia oleh kalian semua, maka semua penduduk langit mencintai orang itu, dan kemudian dia memperoleh kesenangan-kesenangan dari penduduk bumi. [HR Bukhari]

read more »

05/05/2010

Keterlambatan Membawa Anugrah


Hari ini terjadi kejadian luar biasa di kantor kami LPMP Gorontalo. Salah seorang Widyaiswara kami bapak Ato Rahman, M.Pd mengalami kecelakaan di halaman parkir kantor. Motor vespa  yang di kenderainya menabrak dinding kantor dan kepalanya menghantam kaca jendela. Kejadiannya sungguh tidak masuk akal. Beliau habis mengisi absensi pegawai menuju ke kantor baru, hanya beberapa detik beliau tidak bisa menguasai motornya yang melaju begitu cepat. Akhirnya terjadilah kecelakaan itu.

read more »