Manusia Paling Rumit


Suatu bahasan yang paling menarik dan rumit adalah bahasan yang menyangkut pokok persoalan manusia dan kehidupannya. Manusia adalah subjek yang mengetahui akan tetapi sekaligus ia juga objek terpenting pengetahuan manusia tersebut.

Dengan demikian maka keberadaan manusia merupakan persoalan paling rumit yang di hadapi manusia sepanjang sejarah. Terlebih lagi persoalan manusia lain dalam suatu kehidupan bersama.  Keberadaan manusia, merupakan suatu materi yang tak pernah habis ditelaah dan diungkap oleh manusia sendiri.

Dalam diri manusia tersimpan berbagai persoalan yang tidak pernah selesai dibahas dalam satu bahasan dengan sudut pandang tertentu. Keberadaan manusia dan dunianya mengandung kompleksitas yang paling tinggi di antara “ada” yang lain.

Hakekat keberadaan manusia adalah ujung pangkal misteri alam raya. Keberadaan alam akan menjadi bermakna, menjadi berfungsi dan mempunyai arti jika terlibat di dalamnya keberadaan manusia. Alam menjadi bermakna karena manusia menafsirkan, memberi makna tertentu dan memahami alam tersebut.. Kemisterian alam benda dalam konteks kemanusiaan dan  dibuka bersamaan dengan kehidupan manusia.

Usaha manusia menafsirkan alam termasuk dirinya sendiri itu kemudian diendapkan dan dikembangkan sehingga lahir kebudayaan yang merupakan bagian penting dan jembatan pergaulan manusia dengan dirinya sendiri dan alam sekitarnya. Manusia memandang dirinya sendiri selalu berada dalam keterkaitannya dengan gerak penafsiran dan pemberian makna lama tersebut.

Tingkat keberadaan manusia tidak hanya terletak pada kemampuan memahami lingkungan, namun juga terletak  pada kemampuan dan usaha memahami dirinya sendiri.

Kegiatan manusia memenuhi eksistensinya dengan mangatasi berbagai hambatan menumbuhkan suatu tradisi dan pelembagaan pen-atas-an terhadap situasinya. Pelembagaan gerak pencapaian manusia tersebut secara teoritis disebut antara lain dengan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan manusia itu kemudian dipergunakan manusia untuk mencapai, menyentuh dan meraih sesuatu objek yang berada di luar dirinya sendiri.

Pandangan Anda tentang manusia, bagaimana?

4 Komentar to “Manusia Paling Rumit”

  1. hehehe..bahasa tingkat tinggi…
    btw, lam kenal ea kang…
    gud luck sll tuk ngebloging ria-nya…

    salam sayank….

    • Iya bahasa tingkat tinggi tuh, jadi sulit menerjemahkannya!
      Oya kunjung balik ya, trima kasih atas kunjungannya!

      • Mohon maaaf telah membingungkan pembaca setia saya, hehehehe…merasanya?
        Terima kasih juga atas kunjungannya.
        Semoga terjalin persahabatan dengan adanya blokwalking.

    • Bahasa filsafat memang membingungkan, banyak lika likunya, tapi asyik memahaminya. Kebetulan saya pernah kuliah di Filsafat Islam di UMI Makasar selama empat tahun namun tidak lanjut.
      Terima kasih atas kunjungan baliknya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: