Archive for April, 2010

04/29/2010

Sudahkah Anda Menunaikan Hak-Hak Istri?


Suami sebagai kepala keluarga harus menunaikan semua hak dan kewajibannya baik itu kepada istri , anak dan orang yang menjadi tanggungan di dalam rumahnya. Islam mengatur tata cara atau etika suami dalam menunaikan hak-hak istri. Semua itu telah tercantum dalam Al-Qur’an dan Hadist Nabi SAW. Hah-hak istri yang harus di dapat dari suami yakni sebagai berikut:

1. Memperlakukannya dengan baik.
Surat An-Nisa ayat 19 yang artinya:
“Dan pergaulillah mereka (istri) dengan cara yang baik.”
Suami harus memberi istri makan, minum, pakaian dan mendidiknya bila mereka membangkang. Sabda Rasulullah SAW yang artinya:
“Hendaknya engkau memberi makan jika engkau makan, engkau memberinya pakaian jika engkau berpakaian, tidak memukul wajahnya, tidak menjelek-jelekkannya, dan tidak mendiamkannya kecuali di dalam rumah.

read more »

Iklan
04/28/2010

Sungguh Ahlak Yang Buruk Sekali


Cerita entah benar atau tidak yang saya ambil dari buku Falsafah Ahlak karya Murtadha Muthahhari. Kisah ini berawal dari perbincangan antara seorang pegawai dengan rekan kerjanya yang baru masuk kerja yang kejadiannya pada bulan ramadhan. Kisah ini saya muat karena tinggal beberapa bulan lagi menghadapi puasa. Kita tahu bersama puasa sebagai sebagai salah satu benteng kita dari untuk tidak berbuat akhlak yang buruk bukan sebagai pembenaran atas perbuatan kita yang tidak baik terhadap rekan kerja. Inilah kisahnya.
Hari itu hari pertama dari bulan puasa. Seperti biasanya aku pergi ke kantor dalam keadaan berpuasa. Hari itu juga merupakan hari pertama bagi seorang pegawai baru yang duduk di kantor kami. Kami belum saling mengenal. Dia juga berpuasa. Setelah beberapa jam dan saling mengenal dia berkata padaku:

read more »

04/27/2010

Kemana Larinya Kearifan Suami?


Kearifan diri dalam menghadapi musibah adalah bukti kematangan jiwa dan kecerdasan ruhani. Di mata-Nya kita akan di agung-agungkan di hadapan malaikat-malaikat-Nya serta bakalan mendapat gelar manusia sempurna. Kearifan kita dalam berbuat , berbicara, bersikap dan berfikir dalam segala hal semulia-mulia makhluk di atas bumi, seperti halnya junjungan kita Nabi Muhammada SAW.
Artikel ini terkait dengan peristiwa beberapa tahun yang lalu yang kemudian jadi renungan kita bersama sebagai seorang suami.
Pasti Anda pernah mendengar Hasan Kesuma yang menggegerkan Indonesia dengan mengajukan surat permohonan ke Pengadilan Negeri Tinggi Jakarta Pusat agar istrinya Agian Isna Nauli di –euthanasia yakni di suntik mati karena tidak tahan melihat penderitaannnya.

read more »

04/24/2010

Perubahan Diri


Hari ini aku merubah penampilan blogku yang selama ini selalu bergonta ganti tema maupun judulnya. Aku mencari-cari tema dan judul yang pas buat blogku ini yang sesuai dengan ciri khasku dan pengetahuanku yang aku tuangkan selama ini. selama beberapa hari aku mencari-cari ide yang pas dan akhirnya kudapatkan ide itu.
Aku memberi judul blogku ini dengan FATAHUL ‘ARIFIN Menuju Pintu Kearifan diri dan Kenikmatan Zikir. Kenapa saya memberi judul demikian karena saya ingin mencoba arif dalam melihat segala hal dan lebih mendekatkan diri kepada-Nya dengan nikmatnya berzikir.
Aku sadari banyak kekurangan dalam blog ini terutama dalam penampilan dan artikelnya. Untuk itu aku minta saran dan kritik dari teman-teman bloger untuk pengembangan blog ini. Semoga juga dengan adanya blog ini akan menambah wawasan saya serta menambah banyak persahabatan, Amin.

04/19/2010

Merekontruksi Moral Bangsa Lewat Kecerdasan Qur’anic


Negara kita sekarang di pertontonkan dengan kelakuan para pejabat negara yang begitu

bejat lewat berbagai kasus korupsi, penggelapan pajak,makelar kasus di pengadilan dan kepolisian serta berbagai kasus lainnya. Kelakuan para pejabat negara tersebut di karenakan tiadanya moral dalam menjaga amanah pekerjaan mereka walaupun mereka di bawah sumpah agama sesuai dengan keyakinan mereka.

Hal ini membuat miris Pandir Hulodu. Pandir berpikiran kelakuan para pejabat tersebut karena tidak adanya kecerdasan qur’anic yang meliputi kecerdasan ruh,hati dan otak dalam dirinya. Lewat kecerdasan qur’anic akan menjadi pondasi utama dalam merekontruksi ulang moral bangsa khususnya para pejabat negara.

Meminjam sedikit isi buku Qur’anic Quotient karya Dedhi Suharto, Ak di situ di jabarkan bahwa tolak ukur kecerdasan Qur’anic yakni keikhlasan, kesabaran dan kesyukuran.

read more »

04/14/2010

Dimanakah Kecerdasan Anda?


Cerita ini mulai dari kisah si Pandir Hulodu yang melakukan perjalanan mencari hakekat ke-Tuhan-an, kemanusian dan berbagai hal yang berhubungan dengan pengetahuan.

Hari ini begitu gelapnya di luar, awan berarak-arak pertanda akan hujan. Daripada berkeliaran di luar tidak tahu tujuan di tambah mau hujan, mendingan Pandir membaca buku untuk luasin pengetahuan. Pandir menuju lemari ayahnya dan matanya tertuju pada buku  Qur’anic Intelligence Quotient karya Dedhi Suharto, Ak edisi revisi cetakan kedua bulan Maret 2006 terbitan FBA Press. Di bukanya halaman 85 serta membacanya.

Pada saat ini kita telah mengenal adanya tiga kecerdasan. Ketiga kecerdasan itu adalah kecerdasan otak (IQ), kecerdasan hati (EQ) dan kecerdasan ruh (SQ). Kecerdasan-kecerdasan tersebut memiliki fungsi masing-masing yang kita butuhkan dalam hidup di dunia ini.

read more »

04/12/2010

Eksistensi Tuhan dan Fenomena Mukjizat


Implikasi Mukjizat Terhadap Kenabian

Persoalan pertama yang muncul berkaitan dengan implikasi mukjizat terhadap kenabian adalah apa yang sebenarnya ingin kita buktikan dengan mukjizat, apakah dengan mukjizat kita berargumentasi tentang pelaku mukjizat (baca: Nabi), ataukah kita berdalil tentang kebenaran ajaran Nabi, ataukah yang kita inginkan adalah kedua-duanya? Dalam hal ini, tidak ada fokus dan kejelasan pandangan dari para pemikir dan teolog Barat.

David Hume menyatakan bahwa orang-orang beriman berargumentasi dengan mukjizat berhubungan dengan risalah sang penyelamat (Isa Al-Masih As)[1]. Thomas Aquinas dan Jhon Lock keduanya beranggapan bahwa mukjizat berimplikasi terhadap kebenaran ajaran dan risalah keimanan dan lebih khusus lagi berhubungan dengan dimensi kebenaran ajaran yang diperdebatkan oleh agama-agama, dengan bersandar pada anggapan itu mereka berkata bahwa ajaran Kristen tentang ketuhanan Masehi ditetapkan dengan perantaraan mukjizatnya.

read more »

04/08/2010

Manusia Paling Rumit


Suatu bahasan yang paling menarik dan rumit adalah bahasan yang menyangkut pokok persoalan manusia dan kehidupannya. Manusia adalah subjek yang mengetahui akan tetapi sekaligus ia juga objek terpenting pengetahuan manusia tersebut.

Dengan demikian maka keberadaan manusia merupakan persoalan paling rumit yang di hadapi manusia sepanjang sejarah. Terlebih lagi persoalan manusia lain dalam suatu kehidupan bersama.  Keberadaan manusia, merupakan suatu materi yang tak pernah habis ditelaah dan diungkap oleh manusia sendiri.

read more »

04/05/2010

Hati Menemukan Kedamaian dengan Mengingat Allah


Menurut penelitian oleh David B Larson dan timnya dari the American National Health Research Center [Pusat Penelitian Kesehatan Nasional Amerika], pembandingan antara orang Amerika yang taat dan yang tidak taat beragama telah menunjukkan hasil yang sangat mengejutkan. Sebagai contoh, dibandingkan mereka yang sedikit atau tidak memiliki keyakinan agama, orang yang taat beragama menderita penyakit jantung 60% lebih sedikit, tingkat bunuh diri 100% lebih rendah, menderita tekanan darah tinggi dengan tingkat yang jauh lebih rendah, dan angka perbandingan ini adalah 7:1 di antara para perokok.

read more »